Bebaskan BBM dari Subsidi !!!

Ketika harga minyak bumi melonjak naik, harga BBM-pun mau nda mau terkena imbasnya yang akhirnya akan memberatkan APBN negara karena BBM yang dinikmati oleh masyarakat adalah BBM yang telah disubsidi oleh pemerintah. Pemerintah pun akhirnya menaikkan harga jual BBM yang disubsidi tersebut guna menekan defisit anggaran, tepatkah langkah pemerintah ini???

Demonstrasi terjadi dimana-mana menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, baik demo yang dilakukan oleh para mahasiswa ataupun masyarakat lainnya…

Mungkin kalo diperbolehkan ikutan demo, maka saya pun akan ikut turun berdemo, namun saya akan menyuarakan yang berbeda daripada suara mahasiswa sekarang ini…. Saya akan menuntut agar BBM terbebas dari Subsidi, sehingga pemerintah tidak lagi diberatkan oleh subsidi BBM…

Lho kok malah saya ingin agar BBM bebas dari subsidi, bukankah harganya akan jauh lebih mahal???

Baca selebihnya »

Hati-hati ketika membeli rumah…

Rumah memang kebutuhan utama yang wajib dipenuhi setelah kebutuhan makan dan pakaian… Mungkin atas dasar inilah yang mendorong sektor property berkembang saat ini… Namun selaku konsumen kita wajib berhati-hati karena saat ini tidak sedikit pengembang yang niatnya hanya untuk mendapatkan keuntungan semata…

Pernah menemui seorang ibu yang menangis karena merasa dirinya telah tertipu oleh marketing suatu pengembang. Si ibu tersebut membeli secara tunai 2 unit rumah tipe 21 untuk kedua anaknya di suatu lokasi perumahan, namun si ibu tersebut tidak melihat terlebih dahulu lokasi dan keadaan rumah yang akan dibelinya tersebut, si ibu hanya percaya dengan mulut manis marketing. Ketika semua surat-surat telah diserahterimakan, si ibu dan anak-anaknya bermaksud mengunjungi rumah yang telah dibelinya, namun apakah yang terjadi??? Rumah yang baru dibelinya itu sudah sangat tidak layak huni, gentengnya bocor dimana-mana, temboknya retak-retak, kayu-kayunya sudah lapuk. Sang anak pun berkomentar “kok ibu beliin kami rumah kayak kandang burung seh??”

Baca selebihnya »

House Hunting (part 3 Tamat)

Setelah sekian lama nda nerusin posting masalah perburuan rumah dikarenakan kesibukan, akhirnya bisa posting lagi dech…

Setelah bersusah payah mencari rumah yang layak huni dan layak di kantong, akhirnya mertua mendapatkan tawaran menarik dari boss-nya selaku owner dari salah satu pengembang di sentul. Tawaran menarik ini sayang untuk dilewatkan, karena si boss menawarkan Rumah Tipe 36 yang semula seharga 80 jutaan cukup dibayar 50 jutaan, itupun bayarnya tanpa bunga alias 0% bunganya, jadi tanpa pikir panjang langsung dech diterima tawaran ini…

Tapi ternyata, rumah yang ditawarkan kondisinya sudah sedikit memprihatikan, jadi terpaksa dech dana yang seharusnya digunakan tuk DP rumah dialihkan menjadi dana renovasi.  Kebetulan ada pula kenalan kontraktor yang diperumahan tersebut yang sangat bisa diandalkan dan dipercaya, jadi urusan renovasi rumah diserahkan ke dia aza dech… Baca selebihnya »

Rugi punya NPWP!!!

Rugi saya punya NPWP!!! Tiap tahun suruh lapor pajak, padahal kan saya sudah dipotong pajaknya sama kantor saya, jadi ngapain juga saya harus laporin lagi, nambah-nambahin kerjaan saya saja!!! Kantor pajak kan seharusnya sudah tau kalo saya sudah dipotong pajaknya oleh kantor, lha wong kantor saya juga laporin pajaknya kok, tiap bulan malah lapornya… Pernah saya kelupaan lapor, eh tiba-tiba ada tagihan pajak kerumah, klo soal nagih denda kantor pajak kayaknya mang paling cepat dech, baru juga lupa lapor sebulan, eh dah dateng tagihannya… Rugi banget dech saya punya NPWP…Nyesel, nyesel banget dech punya NPWP!!!

Sebagian dari kita pasti pernah mendengar atau bahkan mengalami hal-hal tersebut diatas…

Tapi apakah memang rugi punya NPWP???

Baca selebihnya »

Modernisasi Direktorat Jenderal Pajak…

Direktorat Jenderal Pajak, Kini Lebih Baik…

Mungkin kita pernah mendengar atau membaca kalimat diatas tersebut, sebenarnya apa seh maksudnya lebih baik???

Disini saya akan coba memaparkan perubahan-perubahan yang terjadi di tubuh Direktorat Jenderal Pajak.

Pada dasarnya perubahan di tubuh Direktorat Jenderal Pajak adalah yang dulunya struktur DJP adalah berdasarkan jenis pajak namun kini di struktur DJP yang modern adalah berdasarkan fungsi, sehingga secara administrasi bisa menjadi lebih singkat. Sebagai contoh pada jaman dulu ketika kita akan mengurus masalah PPh kita harus ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), ketika kita akan mengurus masalah PBB kita harus ke Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB), sedangkan bila kita mengurus pemeriksaan pajak ke Kantor Pemeriksaan Pajak (Karikpa), namun kini dengan Baca selebihnya »