Direktorat Jenderal Pajak, Dulu dan Sekarang (part 3 Tamat)

Seiring gonjang-ganjing reformasi maka angin reformasi pun berhembus di tubuh Direktorat Jenderal Pajak, diawali pada tahun 2002 dengan dibentuknya KPP WP Besar atau biasa disebut juga Large Tax Office (LTO). KPP ini bertugas untuk melayani 200 wajib pajak pembayar pajak terbesar seluruh indonesia. Di KPP ini para pegawainya diberikan tunjangan lebih yang cukup memadai sehingga peluang untuk melakukan tindakan Kolusi bisa diminimalisir. Selain itu KPP tersebut juga menerapkan kode etik yang menyertakan sanksi dan hukuman yang cukup berat. Ingin rasanya bisa masuk menjadi salah satu pegawai di KPP tersebut, namun rupanya seleksi untuk para pegawainya masih dipenuhi oleh unsur-unsur KKN, sehingga mustahil saya bisa kesana.

Setelah sukses peluncuran KPP WP Besar, maka Direktorat Jenderal Pajak meluncurkan gerakan reformasi selanjutnya yaitu peluncuran KPP Madya dibeberapa kantor wilayah di jakarta. Kembali lagi seleksi yang belum jelas membuat saya kesulitan untuk bisa ditempatkan di salah satu KPP tersebut.

Baru pada tahun 2005 saya bisa berharap lebih, dikarenakan kantor saya dijadikan kantor uji coba pembentukan KPP Pratama di lingkungan Kantor Wilayah Jakarta Pusat. Untuk uji coba tahap ini dilibatkan 3 KPP dilingkungan Kanwil Jakarta Pusat. Selama kurang lebih 3 bulan uji coba ini dilakukan. Akhirnya pada bulan Agustus 2005, seluruh KPP di lingkungan Kanwil Jakarta Pusat menjadi KPP Pratama yang diawali dengan adanya mutasi para pegawai secara besar-besaran. Saya pun pindah kantor ke salah KPP Pratama tersebut…

Di KPP pratama tersebut suasana kerjanya memang sudah sedikit berbeda dengan KPP yang lama dimana masih sangat tercium aroma kolusinya… Di KPP pratama ini aroma kolusi bisa hampir dipastikan tidak tercium lagi, mungkin dikarenakan penghasilan yang telah naek sekitar 3-4 kali lipat kali yach??? sehingga untuk kebutuhan hidup sudah memadai.

2 Tanggapan

  1. mungkin kenaikan gaji g nyampe 2x-nya. tunjangan juga g nyampe 3x-nya. tp itu juga syukur udah naek.

  2. emang di jakarta kpp yang belum modern masih ada ya Pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: