House Hunting (part 3 Tamat)

Setelah sekian lama nda nerusin posting masalah perburuan rumah dikarenakan kesibukan, akhirnya bisa posting lagi dech…

Setelah bersusah payah mencari rumah yang layak huni dan layak di kantong, akhirnya mertua mendapatkan tawaran menarik dari boss-nya selaku owner dari salah satu pengembang di sentul. Tawaran menarik ini sayang untuk dilewatkan, karena si boss menawarkan Rumah Tipe 36 yang semula seharga 80 jutaan cukup dibayar 50 jutaan, itupun bayarnya tanpa bunga alias 0% bunganya, jadi tanpa pikir panjang langsung dech diterima tawaran ini…

Tapi ternyata, rumah yang ditawarkan kondisinya sudah sedikit memprihatikan, jadi terpaksa dech dana yang seharusnya digunakan tuk DP rumah dialihkan menjadi dana renovasi.  Kebetulan ada pula kenalan kontraktor yang diperumahan tersebut yang sangat bisa diandalkan dan dipercaya, jadi urusan renovasi rumah diserahkan ke dia aza dech…

Langkah awal renovasi adalah menambah ruangan dapur serta memindahkan kamar mandi ke tanah kosong yang ada di bagian belakang(tanah sisa dibelakang sekitar 20m2). Biar bisa dimanfaatkan lagi, maka penambahan ruangan tersebut menggunakan atap duck, karena rencananya kan mo ditingkat (klo ada dananya suatu saat nanti)… Setelah diperhitungkan dengan sang kontraktor, maka biaya yang dibutuhkan sekitar 32juta dan waktu pengerjaan 1 bulan…Maka tepat tanggal 20 februari dimulailah pengerjaannya…

Karena sudah merasa percaya dengan sang kontraktor, saya pun tidak perlu mengawasi lagi pekerjaannya, paling istri atau mertua saja yang kadang-kadang memantau perkembangannya…

Ternyata ketika pembangunan sudah setengah jalan, ada masalah yang terjadi, yaitu rangka atap rumah yang lama, kayaknya sudah tidak layak lagi, maka sang kontraktor pun menyarankan agar diganti sekalian rangka-rangka atapnya, daripada nanti lagi enak-enak tidur tau-taunya kejatuhan genteng (hehehe..). Saya pun menyetujuinya…

Ketika akan membeli keramik untuk dapur dan kamar mandi, sang kontraktor menyarankan agar saya sekeluarga ikut dengannya ke mitra10 untuk memilih keramik, biar lebih puas katanya. Benar juga seh maksud dia karena toch saya sekeluarga yang akan menempati rumah tersebut…

Sebulan hampir berlalu, namun renovasi belum selesai juga, dikarenakan hujan yang sering turun shingga cor-cor-an  agak susah keringnya, walaupun sudah ditutupi terpal sehingga tidak akan terkena hujan. Ketika cetakan beton telah kering, ternyata masih ada sisa kayu dan papan yang bisa dipakai kembali, sang kontraktor pun menyarankan agar sisa-sisa tersebut digunakan sebagai pengganti kusen, jendela dan pintu yang rupanya sudah mulai lapuk, saran tersebutpun saya rasa masuk akal, jadi saya iya-kan kembali…

Semalam sang kontraktor datang kembali kerumah untuk menyampaikan laporan penggunakan dana dan perkembangan pembangunan, hasilnya adalah sebagai berikut:

1. Dana yang telah terpakai sekitar 29jutaan

2. Dana yang masih harus disediakan sekitar 11jutaan

jadi ada over budget sekitar 8 jutaan…

Dia menjelaskan kenapa terjadi over budget  yaitu:

1. Dana keramik yang seharusnya hanya 2 juta melonjak jadi 4juta karena sang istri ingin keramiknya yang benar2 berkualitas…

2. Perbaikan rangka-rangka atap yang rusak.

3. Pembuatan pagar tembok sekeliling rumah.

4. Penggantian semua kusen-kusen, jendela dan pintu.

5. Lantai atas telah dibuat tembol setinggi 1 meter untuk keamanan

Jadi sebenarnya bila hanya untuk renovasi awal seh, dana 32 juta bisa bersisa…

Setelah meninjau hasil pekerjaannya, walaupun tinggal finishing (di aci dan dicat), rasanya sangat puas, karena rumah yang dulunya terlihat sederhana dan hanya tipe 36  kini terlihat bergaya minimalis dan jadi type 54 dech…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: