Bebaskan BBM dari Subsidi !!!

Ketika harga minyak bumi melonjak naik, harga BBM-pun mau nda mau terkena imbasnya yang akhirnya akan memberatkan APBN negara karena BBM yang dinikmati oleh masyarakat adalah BBM yang telah disubsidi oleh pemerintah. Pemerintah pun akhirnya menaikkan harga jual BBM yang disubsidi tersebut guna menekan defisit anggaran, tepatkah langkah pemerintah ini???

Demonstrasi terjadi dimana-mana menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, baik demo yang dilakukan oleh para mahasiswa ataupun masyarakat lainnya…

Mungkin kalo diperbolehkan ikutan demo, maka saya pun akan ikut turun berdemo, namun saya akan menyuarakan yang berbeda daripada suara mahasiswa sekarang ini…. Saya akan menuntut agar BBM terbebas dari Subsidi, sehingga pemerintah tidak lagi diberatkan oleh subsidi BBM…

Lho kok malah saya ingin agar BBM bebas dari subsidi, bukankah harganya akan jauh lebih mahal???

Sebelum anda berpikir yang tidak-tidak, maka saya akan coba menjelaskan jalan pemikiran sederhana saya…

Mengapa BBM harus dibebaskan dari subsidi???

Fakta pertama :

Coba anda perhatikan ketika anda mengisi BBM di SPBU, sering kita lihat mobil-mobil yang mengisi BBM jenis premium adalah mobil-mobil pribadi yang cukup bagus, jadi bisa kita anggap pemilik mobil itu sebenarnya adalah orang mampu, bahkan bisa saya katakan mereka sebenarnya sudah termasuk kategori masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Kalo orang miskin mana mungkin bisa punya mobil bagus, buat makan sehari-hari aza sudah sulit. Orang dengan ekonomi menengah ke bawah saja paling cuma motor. Dan bila kita bandingan konsumsi bensin mobil dengan motor tentu akan berbeda sangat jauh, 1 liter bensin untuk mobil paling hanya bisa untuk 9-20km, sedangkan untuk motor bisa untuk 40-50km. Subsidi kok yang menikmati orang mampu seh???

Fakta kedua :

Bila BBM bebas dari subsidi maka harga jual BBM akan menjadi tinggi, dan itu sangat baik untuk APBN negara kita. Lho kok bisa begitu??? Setiap penyerahan BBM kan kena pajak juga lho, sehingga semakin tinggi harga BBM maka semakin tinggi pula pajak yang diperoleh yang berarti penerimaan di APBN akan meningkat pula. Selain itu para pengusaha di bidang Migas pun akan meningkat peredaran usahanya yang berakibat meningkat pula pajak penghasilan yang harus dibayarkan oleh para pengusaha itu.

Dari kedua fakta tersebut maka saya berpendapat sudah selayaknya BBM itu terbebas dari subsidi. Dengan tingginya harga BBM saya rasa orang miskin tidak akan terlalu menderita dengan catatan, bahwa dana subsidi BBM tersebut dialihkan untuk hal yang lebih berguna bagi masyarakat kecil, seperti misalnya perbaikan sarana dan kualitas puskesmas dan Sekolah negeri, dan sudah sepantasnya pelayanan kesehatan di tempat pelayanan kesehatan milik pemerintah adalah gratis, begitupun dengan sekolah-sekolah negeri. Saya rasa dengan begitu subsidi akan lebih berasa terhadap orang miskin, karena kayaknya mustahil orang mampu dinegara kita yang mau berobat ke puskesmas atau bersekolah di SD inpres…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: